Breaking News

Istri Dipenjara 1 Tahun Karna Ngomelin Suami Yang Mabuk

Gara-gara Marahi Suami Sering Mabuk, Seorang Istri Di Karawang Dituntut 1 Tahun Penjara

 

tickmill demo account

 

Baru baru ini ada berita viral seorang istri dituntut 1 tahun diajukan oleh suaminya akibat mengomeli suaminya yang sering mabuk.

Valencya (40) di Karawang seorang ibu rumah tangga yang tinggal di darah  Jawa Barat terancam dipenjara akibat mengomeli suaminya.

Bukan tanpa alasan ibu rumah tangga itu mengomeli suaminya bahkan banyak yang berpendapat sikap tersebut dijalan yang benar.

Valencya dituntut satu tahun penjara karena dianggap melakukan kekerasa dalam rumah tangga (KDRT) psikis,Pihaknya pun menganggap tuntutan tersebut terlalu memaksakan.

Valencya dituntut karena atas aduan suaminya yang menganggapnya telah melakukan KDRT psikis akibat sering memarahinya.

“Suami mabuk-mabukan istri marah malah dipidanakan. Ini perhatikan para istri, ibu-ibu se-Indonesia hati-hati tidak boleh marahi suami kalau suaminya pulang mabuk-mabukan.”

“Harus duduk manis nyambut dengan baik, marah sedikit bisa dipenjara,” kata Valencya usai persidangan di Pengadilan Negeri Karawang, Kamis (11/11/2021).

Sementara itu kuasa hukum Valencya, Iwan Kurniawan mengatakan tuntutan yang dilakukan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Glendy Rivano dinilainya terlalu memaksakan.

Pihaknya akan bakal mempersiapkan pledoi dalam persidangan pekan depan.

Iwan mengatakan, dalam kasus KDRT psikis ini harus benar-benar nyata bukti tindakan KDRT psikis terdakwa.

Jaksa menuntut terdakwa Valencya melanggar Pasal 45 ayat 1 junto Pasal 5 huruf Undang-undang nomor 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga.

Valencya (45) ibu muda dua anak di Karawang dituntut satu tahun penjara oleh jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Karawang. (TribunJabar.id/Cikwan Suwandi)

Valencya dilaporkan mantan suami Chan Yu Ching pada bulan September 2020 ke PPA Polda Jabar nomor LP.LPB/844/VII/2020 lantaran melakukan pengusiran dan tekanan psikis.

Chan melaporkan itu setelah Valencya lebih dulu melaporkan Chan karena menelantarkan keluarganya ke Polres Karawang dengan nomor LP./1057/IX/2020/JABAR/RES KRW.

Chan ditetapkan sebagai tersangka pada Desember 2020. Sementara Valencya ditetapkan sebagai tersangka pada 11 Januari 2021.

Demikianlah pokok bahasan Artikel ini yang dapat kami paparkan, Besar harapan kami Artikel ini dapat bermanfaat untuk kalangan banyak Karena keterbatasan pengetahuan dan referensi, Penulis menyadari Artikel ini masih jauh dari sempurna, Oleh karena itu saran dan kritik yang membangun sangat diharapkan agar Artikel ini dapat disusun menjadi lebih baik lagi dimasa yang akan datang

Sumber:nasional.live

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *