Breaking News

Pemberlakuan Pembatasan PPKM Desember 2021

PPKM Desember 2021 atau Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 secara nasional akan diberlakukan tanggal 24 Desember 2021-2 Januari 2022.

ppkm darurat tahun baru

Hal itu sebagaimana disampaikan Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy. “Selama libur Nataru, seluruh Indonesia akan diberlakukan peraturan dan ketentuan PPKM Level 3,” kata Muhadjir, dalam keterangan resminya, Kamis (18/11/2021).

Mengutip covid19.go.id, kebijakan ini bertujuan untuk mengantisipasi libur natal dan tahun baru dan mencegah lonjakan kasus Covid-19 yang biasanya terjadi setelah libur panjang.

PPKM Desember 2021 atau PPKM Level 3 di seluruh Indonesia ini rencananya akan diberlakukan selama 9 hari, terhitung mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

Begini Kondisi Covid-19 Indonesia Arti PPKM Level 3 Mengacu Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/4805/2021, Level 3 dalam pelaksanaan PPKM digunakan untuk daerah dengan kriteria sebagai berikut:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu. Daftarkan email Angka kasus terkonfirmasi positif Covid-19 antara 50-150 orang per 100 ribu penduduk per minggu Angka rawat inap di rumah sakit ada di kisaran 10-30 orang per 100 ribu penduduk per minggu Angka kasus kematian sebanyak 2-5 orang per 100 ribu penduduk per minggu.

Hal lain, penetapan level ini juga dilihat dari capaian target vaksinasi Covid-19. Untuk wilayah dengan capaian total vaksinasi dosis 1 di bawah 50 persen dan di bawah 40 persen untuk capaian vaksin dosis pertama lansia, maka tergolong pada level 3 ini.

Kendati demikian, untuk PPKM level 3 yang akan dilakukan libur nataru nanti, mencakup seluruh daerah.

Bagaimana Aturannya? Aturan PPKM level 3 Aturan lengkap mengenai PPKM Level 3 Indonesia ini akan diatur melalui Inmendagri terbaru, selambat-lambatnya akan diterbitkan hari ini, Senin (22/11/2021).

Akan tetapi jika merujuk Inmendagri sebelumnya, yakni Inmendagri Nomor 60 Tahun 2021, terdapat sejumlah peraturan yang diterapkan pada daerah yang tergolong Level 3.

Aturan tersebut, diantaranya:

Kegiatan belajar-mengajar tatap muka dibatasi 50 persen dari kapasitas, sisanya dilakukan dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ) Kegiatan sektor nonesensial maksimal karyawan bekerja dari kantor (WFO) adalah 25 persen, itu pun harus yang sudah mendapat vaksin Covid-19 lengkap, sisanya bekerja dari rumah (WFH) Pasar atau toko yang menjual bahan kebutuhan sehari-hari diizinkan beroperasi hingga pukul 21.00 WIB dengan kapasitas maksimal 50 persen Restoran atau tempat makan diizinkan buka dan dipesan untuk makan di tempat (dine-in) hingga pukul 21.00 WIB dengan maksimal pengunjung 50 persen kuota Rumah ibadah boleh buka dan melaksanakan kegiatan dengan maksimal jemaah 50 persen dari kapasitas Area publik, seperti taman, tempat wisata, dan lain sebagainya ditutup Resepsi pernikahan boleh digelar dengan maksimal pengunjung 25 persen kuota normal Bioskop boleh dibuka dengan penonton maksimal 50 persen kuota, dan sebagainya.

Sumber : kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *